Ada dua buku yang menurut saya isinya cukup bagus. Bagus yang saya maksud adalah memberikan sudut pandang baru dalam memandang dan menjalani kehidupan. Setidaknya itu yang saya ingat saat pertama kali membaca kedua buku tersebut di sekitaran 5 tahun yang lalu.
Kedua buku yang
saya maksud adalah “Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat” dan “Filosofi Teras”.
Secara fundamental, kedua buku tersebut memiliki tujuan yang sama yaitu
mengajarkan bagaimana meraih kedamaian dan ketangguhan mental dengan cara
mengendalikan fokus pikiran. Kalau menggunakan bahasa sekarang, mindfulness,
istilahnya.
Keduanya
menggunakan pendekatan yang berbeda. Filosofi Teras menggunakan pendekatan
filsafat klasik-stoisisme sementara Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat
menggunakan pendekatan psikologi modern. Dan walaupun berbeda pendekatan,
keduanya termasuk buku yang mudah dipahami. Ya meskipun secara praktik, bisa
saya bilang kalau isi keduanya adalah hal yang paling sulit untuk
diaplikasikan.
Dan ternyata, di Indonesia banyak yang meminati kedua buku tersebut. Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat laku lebih dari empat ratus ribu eksemplar. Dan buku Filosofi Teras, terjual lebih dari lima ratus ribu copy.